Jumat, 16 April 2010

Bekam untuk Mengobati Hypertensi




Sejak beberapa hari yang lalu kepala saya terasa begitu pusing dan berat. Punggung terasa begitu nyeri, leher terasa kaku. Orang sering bilang kalau pusing biasanya datang pada pertengahan bulan sampai menjelang akhir bulan (he he he ini mah pusingnya orang yang tanggung bulan dan nunggu gajian...). Tetapi walaupun terjadi kira-kira pertengahan bulan ternyata pusing saya ini bukan karena tanggung bulan (karena waktu itu rekening bank saya masih ada duitnya... hi hi hi, sok kaya ya).

Saya teringat kembali suatu cara pengobatan tradisional yang pernah saya jalani di tahun yang lalu yaitu bekam. Akhirnya saya putuskan untuk menjalani pengobatan dengan cara bekam. Saya pilih tempat berbekam di salah satu klinik di Jalan Raya Jakarta-Bogor, tepatnya di daerah Palsigunung, desa Tugu, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat karena lokasi tersebut sangat mudah dijangkau dan sangat dekat dengan tempat kerja. Ingin tahu bagaimana proses bekamnya? Pastikan baca hingga akhir postingan ini...

Begitu tiba di klinik langsung saya katakan kalau ingin berbekam. Kebetulan waktu itu pas tidak ada pasien bekam lainnya, sehingga saya bisa langsung ditangani. Oleh petugas langsung dipersilakan masuk ke ruang bekam. Pertama dilakukan pengecekan tekanan darah dengan menggunakan alat tensi digital. Ternyata tensi saya waktu itu menunjukkan angka sekitar 190/120, cukup tinggi juga, dibanding dengan tensi biasanya yang 150/90, pantas saja kalau terasa amat pusing. Selanjutnya dilakukan 'pertolongan pertama' dengan cara dilakukan tusuk jarum (menggunakan jarum khusus untuk bekam, jarum berbentuk seperti pulpen) di kesepuluh ujung jari dan di kedua daun telinga. Kemudian darah dikeluarkan dari kesepuluh ujung jari, dengan cara dipencet-pencet.

Sebenarnya petugas menyarankan untuk dibekam di bagian kepala agar segera menghilangkan rasa pusing, tetapi saya lebih memilih dibekam bagian leher dan punggung saja. Setelah melepas baju dan kaos dalam, akhirnya saya mengambil posisi tidur telungkup (bisa dengan posisi duduk atau tidur telungkup) dan bekampun dimulai.

Pertama dibalurkan minyak untuk bekam (mungkin minyak habbatus sauda) di bagian leher bagian belakang sebelah kiri dan kanan. Kemudian dilakukan 'kop' di dua titik di bagian tersebut. Setelah beberapa menit 'kop' pun dibuka, kemudian dilakukan tusuk jarum pada kedua bagian tadi, dan dilakukan 'kop' kembali. Setelah beberapa menit kop dibuka dan darah yang keluar pun dibuang. Kemudian dilakukan lagi beberapa tusuk jarum di daerah yang dikop tadi, kemudian dilakukan kop lagi.

Selanjutnya di bagian punggung juga dibaluri dengan minyak untuk bekam dan dilakukan semacam pijatan dengan alat kot. Caranya lakukan kop di salah satu titik di punggung, kemudian alat kop tersebut digeser-geser ke bagian-bagian lain di punggung. Selanjutnya kop di bagian - bagian lain di punggung pun dilakukan. Di masing-masing titik kop dilakukan satu kali kop tanpa pengeluaran darah, dan 2 kali kop dengan mengeluarkan darah. Darah yang dikeluarkan berupa darah kotor yang kental, dan kadang disertai dengan buih. Total ada kira-kira 11 titik kop di leher begian belakang dan di punggung.

Dan alhamdulillaah, setelah bekam selesai rasa sakit di kepala sudah banyak berkurang. Kemudian saya disuruh duduk, dan petugas menyuruh untuk perpasrah, mengikhlaskan akan sakit yang sedang dirasakan dan menyerahkan penyembuhannya kepada Alloh swt (Tuhan YME) sambil dilakukan totokan ringan (dengan cara dipukul-pukul dengan ujung jari tangan) dari kepala bagian atas, ke bagian wajah, bagian dada dan bagian tangan. Dan alhamdulillah rasa pusing sudah semakin berkurang. Dan selesailah proses bekam, yang memakan waktu hampir 1 jam dari mulai 'pertolongan pertama'.


6 komentar:

  1. Wah info yang bagus ne untuk kesehtan :)

    BalasHapus
  2. Ya, infonya sangat bagus untuk kesehatan kita.

    BalasHapus
  3. @Anamsuperlink:
    Terima kasih atas kunjungannya.

    BalasHapus
  4. Betul, bekam memang alternatif yang baik tuk pengobatan tp klo di kepala ntar rambutnya dipotong ya? wah jangan nanti apa kata pasangannya ko kepalanya ada bundar2 bekas bekam hehehe. Salam kenal

    BalasHapus
  5. wah boleh juga nih d coba, coz bapak d rmh lg sakit hypertensi, selain berbekam ada saran lain gak....?
    thanks banget yah infox....

    BalasHapus
  6. Klinik di Jalan Raya Jakarta-Bogor, di daerah Palsigunung, desa Tugu, Kec. Cimanggis, Kota Depok. Ada namanya atau teleponnya atau alamat tepatnya di mana ya?

    BalasHapus